Motocross : Supsensi dari generasi ke generasi. - Moto Dekil

Latest

All about motor trail Indonesia, dan pecinta trail yang berada di Indonesia berisikan Info dan tips tentang dunia trail

Advertisement

Saturday, May 17, 2014

Motocross : Supsensi dari generasi ke generasi.

Motocross telah lahir dari zaman dulu, tentunya sebelum ts lahir,,, kira - kira sekitar tahun 1970'n sumber.

Seperti mobil, Motocross hari ini sedikit seusia dengan saudara kandung berusia 44 tahun mereka yang pernah mendominasi trek Motocross. Tentu saja, penampilan luar mereka terlihat mirip. Dua roda, kursi, setang, kaki pasak dan chain drive. Tapi lebih banyak masuk ke dalam pembuat modernisasi trek atau off-road dan dimulai dengan suspensi.



Evolusi suspensi, seperti Tom White, yang memiliki dan mengoperasikan The Early Years of Motocross Museum di Villa Park, CA, menyebut, memberikan salah satu perubahan terbesar untuk sepeda motor trail yang memungkinkan mesin untuk balapan lebih cepat dan mengatasi hambatan skala yang lebih besar.

-- di awal debut motocross, munkin sekitar abad 20'n, motorcross memulai debut mencuri hati para rider yang mempunyai jiwa petualang. pada saat itu supsensi belum tertalu banyak seperti saat ini. sebaliknya frame yang sangat diburu pada saat itu untuk menungnang peforma rider di track atau jalur. dan diskualifikasi pun di berlakukan untuk motor yang terlalu extre melakukan perubahan untuk frame. yang menjadi alternatif saat itu adalah supsesi pada tahun 1930'n. era pengunaan garpu dan supsensi belakangpun lebih mendominasi.

dan pada tahun 1975 yz250 memperkenalkan frame yang bebasis monoshock. dan pabrikan motor yanglainnya pun cepat mengikuti pembuatan frame mono shock.
The Monoshock Suspension - Photo: Courtesy Yamaha Motorsports

pada era tersebut shockbraker pun di taruh di bawah jok kursi yang dapat memberikan kenyamanan saat melibas track atau jalur. kebanyakan moto pada era tersebut memberikan 3 - 4 inch rentang shockbraker. dan monoshock menawarkan 7-8 inch depan dan belakang kira-kira 2x lipat rebound dari motor kebanyakan. seiring berjalannya waktu penemuan terbesar yakni pada era 1980'n yakni rider dapat menikmati supsensi 12 inch dan rider pun dapak menakluk kan track dan memberikan kesan motor lebih jinak dari pada era sebelumnya.

A 1980 Honda RC250 Concept Bike

Yamaha juga memperkenalkan linkage suspensi belakang tingkat tetapi perusahaan kehilangan desain inovatif yang membantu mendorong evolusi suspensi.

Suzuki juga memperkanalkan motor yang modern pada tahun 1981 rm125. dengan sistem supsensi full floater dngan design2 supsensi belakang seperti motor saat ini.
Ad for the Full Floater - Photo: Courtesy SuzukiCycles

dan yang terbaru adalah mengunaan supsesi angin dan tanpa mengunakan per. dan sekarang supsensi yang masi mengunakan oli sudah agak kedaluarsa dengan ditemukannya supsensi yang mengunakan angin.supsensi angin mengurangi berat kedaraan dari oli dan per. dan  mengurangi gesekan dan kontaminasi minyak, dan menawarkan ketahanan bottoming lebih baik dan kustomisasi mudah menggunakan pompa udara pasa shockbraker. 

Produsen secara alami tertarik pada hal terbaik berikutnya, jadi hanya seperti suspensi garpu belakang dari 50-an dan monoshock tahun 80-an, sebagian besar perusahaan sepeda motor trail sekarang menawarkan shock udara. Pada 2013, Honda membuat standar shock udara pada semua CRF450Rs.

pada suatu saat nanti bukan tidak mungkin shockbraker yang mengunakan tekanan udara menjadi hal yang kuno, di gantikan dengan hal hal yang baru, karena engineer di tuntut untuk melakukan lebih baik dari waktu ke waktu.

No comments:

Post a Comment